Lelah Sebelum Tidur


Teary Pillow

Mari beri seiris waktu bagi syair.
Apalah arti air mata bagi penulis,
jika bukan sekedar tinta cair?
Hati miris.
Sajak mengalir.

Di luar, air hujan menitik,
lalu menguar aroma harum tanah.
Di sini, air mata menitik,
lalu menguar aroma hati patah.

Sedangkan di sepanjang harapan tipis,
tak henti-henti perdebatan sadis.
Hati bilang penantian ini romantis,
otak bersikeras ini berujung tragis.

Mendesah lelah, menghitung genta malam.
Keluh kesah, dalam-dalam terendam.
Bantal basah ucapkan selamat malam.

2013, dan lelah mencintaimu.
Sesimpel itu. Selamat tinggal.

******

Image taken from bellebebeblog.com

11 thoughts on “Lelah Sebelum Tidur

  1. halo, aku pembaca baru di sini. lagi blogwalking terus mendarat di sini.
    aduh, aku sebenernya suka baca fanfiksi kpop gitu, terus malam ini malah ke sini dan aku suka :3
    sama seperti komentar-komentar di atas. “galau karena hujan” ah iya banget hehehe

    such a wonderful poem🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s