***


Image

Hari ini hujan lagi.

Aku nulis ini sambil minum hot chocolate kesukaan kamu,

You silly man who loves chocolate more than coffee.

Kamu tau sekarang aku lagi ngapain? Duduk sendirian.. all dressed up dan terlihat sangat cantik di corner bucks dengan laptop putih dan kuku yang baru di french manicure. Sekarang ada satu cowok ganteng duduk tepat di meja sebelah dan sama-sama lagi sendirian.

He’s checking me out.

Jealous? You shouldn’t be. Siapa suruh kamu telat.

Masih ingat kekacauan di tempat kerjaku yang kamu buat? Gara-gara marriage proposal kamu yang agak heboh saat makan siang, aku jadi bahan pembicaraan sekantor. Sekarang, ke mana pun aku pergi, cewek-cewek kantor pasti nanyain kamu.

Karena mengiyakan marriage proposal-mu, sekarang kepalaku penuh dengan masalah venue, catering, souvenirs, undangan, desain baju, belum lagi daftar tamu. Tahukah kamu sekarang kantong mataku membesar dan menghitam karna sering gak bisa tidur di malam hari?

I. Hate. You.

Because you make me love you that much,

enough for me to say “I do”.

Janji sama aku. Kalau nanti aku tiba-tiba panik dan menolak jalan ke pelaminan, gendong aku. Paksa. Yakinkan aku semuanya akan baik-baik saja, karena pria yang akan kunikahi itu kamu.

Love…

-Your wife to be-

***

Image

Hmm… Apakah semua surat harus dimulai dengan “Dear…”?

Hun, ga bolehkah aku tulis ini kapan-kapan?

OKE. Kamu melotot. I get it. Harus sekarang. Sebagai hukuman aku telat.

Iya, hari ini hujan. Tapi aku gak peduli. Yang aku tahu, you really looked beautiful. Dan iya, ada cowo yang lagi masih liatin kamu. Berani-beraninya! Gak tahu apa? Calon suamimu udah nyampe di sini?

Should I kiss you now biar dia berhenti?

OKE. Kamu melotot. I get it. Aku masih dihukum gara-gara marriage proposal-ku yang agak heboh itu. Maybe later, then? *senyum unyu*

I’ll make this quick.

Maaf karna kamu jadi bahan pembicaraan temen sekantor, tapi bukan cuma kamu kok yang kena after effect-nya. Kamu tahu? Aku nyaris lari pas keluar pintu kantormu karena satpam yang bantuin aku bawa “peralatan ngelamar”, teriak-teriak kegirangan, “Lamaran nikahnya sakses, MAS! Yuhuuuu! Nganten deh!” dengan cengiran lebar dan dua jempol mengacung ke langit.

Aku paham banget mungkin dia hepi karna baru kali ini bantuin orang lamaran dan sukses. Teriak itu sah-sah aja, tapi gak di depan serombongan orang yang baru balik Sholat Jumat.

Maaf karena kamu jadi repot sama semua urusan pernikahan itu. Tapi percayalah saat kamu ga bisa tidur di malam hari membayangkan dekor wedding kita, aku membayangkan kertas putih yang datang setelahnya beserta sederetan angka yang berteriak minta ditransfer. This Silly here will do his best to make your dream wedding came true. So… can we call it even? *senyum unyu lagi*

Dan kalau nanti kamu freak out,tiba-tiba gak mau nikah. Percayalah. Aku bakal gendong kamu, paksa kamu. JAMIN.

After all those trouble I’ve been through just to ask “Will you marry me?”, kamu pikir aku gila? ngebiarin kamu dengan baju nikah lengkap begitu, lari-lari di jalan? No. Our marriage will be beautiful like a dream… not a horror movie hun.

So…

Don’t hate me lah.

I will love you more than you love me.

With even more love…

-Your husband to be.-

***

Dearest friends who’ll soon hear the wedding bells,

Now, the prep might be really sucks.

But trust me,

you’ll be the happiest one later .

*Hugs and kisses, congrats!*

Photo courtesy of http://www.axioo.com

17 thoughts on “***

  1. Omiii ahahaha astaga, kok lu bisa tau g uda post si? OMG that’s like lighting fast :”D gimana caranya sih biar dapet notif tiap ada yang nge-post?

    Ahahaha, eniwei makasii :”) Tapi gue… tiap kali baca ini…
    I want my Silly!!! Where are youuuu! *ngakak* <- tergalaukan.

    • Banyak Silly di luar sana yang ngga tepat buat kamu dan malah silly-nya cenderung obtuse, dibuat-buat dan hanya membuang waktumu :’)

      All good things don’t happen in one night, so stay tuned. The right Silly is on their 1000th wrong turn, hopefully the 1001 will lead him to you hehe

      • Oh my… Obtuse… oke *buka kamus* Itu kosa kata baru buat gue. *telen*.
        Big… Amen! Ahahaha. Never give up silly :3 me waiting here at 1001st turn.

        But yeah, better late than stuck with the wrong ^^ Very wise indeed!

    • Dan saya baca komen kamu jadi senyum sendiri🙂 Thanks sudah mampir dan membaca, bahkan sempat memberi komen. Really appreciate it :”)

      Silakan melihat-lihat, banyak karya penulis lain yang recommended lho.
      Kalau boleh menyarankan bisa baca kisah Taya by Ominous & Malam lelehan rembulan by Gina Gabrielle😀

  2. Demi Apa pun jugaaaa, ini flash fiction bikin saya kepengen cepet-cepet menikaaah… *datang-datang udah ngerusuh*
    Tapi sayangnya, well, saya masih 16 tahun dan single. *garuk tanah*

    *peluk kakaknya* Tulisan Kakak manis banget, semanis Kakak. ^^

    • Hai Sekar, salah satu pelanggan setia GPK, really happy to see you here ^^.
      Makasihhhh *peluk balik*

      Heheh it’s okay. Find your Silly while your still young🙂
      Aaaand yes, like Omi say, your Silly sedang berjalan menuju ke kamu😉 bersabarlah.

      Aku sempet main ke blog kamu tadi lho dan ga sengaja baca fanfic yang 2ne1.
      Omoo tabi-oppaaa ahahahahaha :”D.

      • EH, Kakak mampir? Hihihi, tabinya pedopil >o< Saya kebetulan suka sama couplean mereka..😛 Terima kasih sudah mampir ya Kak, semoga Kakak gak jera untuk mampir.^^

    • Ahahaha Gab, ini terbit berkat BBM elu dan Omi ahahahaha! Saat elu BBM berkali-kali dengan berbagai pola, nah Omi cuma satu. Ngobrol apa pun, ujungnyaaaa… “kapan lagi ni post di GPK?” *ngakak*

      Uda kaya slogan teh botol sosro. Apa pun obrolannya, ujungnya GPK :”DD

      Hooo oke-oke i’ll go subscribe😀

  3. Sumpah …. Ini manis banget … Bikin senyum – senyum sendiri .. Kyaaa ini pertama kali.a mampir di sini dan udah langsung di suguhin yg manis” gt .. Married ?? Bakalan masih lma bwt saya yg 95lines .. Tpi ini bener” sweet .. Keren bwt penulis.a ^^

    • Awwwww makasi :”) Aku juga senyum-senyum sendiri baca komen kamu.
      Selamat datang di GPK. Semoga betah yaaa.

      Mari-mari masih banyak kisah di sini.
      Dari yang penuh mimpi sampe membumi. <- Tiba-tiba uda bikin sajak dan ga bisa berhenti mengakhiri dengan kata "i"

      Thanks suda menyempatkan memberi komen :")

  4. awww…..manis bangeeettt…..lucu juga si satpam yang teriak2 + si hubby to be yg soon bakal nerima tagihan…..tp jg terharu baca how sweet they are….hihihi

    • Terima kasih :”)
      Sudah bersedia mampir dan memberi komen *lempar permen*

      Hehe iya, saya juga pas baca jadi mupeng sama si hubby. Oh, Silly! *jeritan hati penulis*

  5. Malam minggu baca yang beginian bikin aku ngerasa pengen nikah sekarang juga😀

    Kalo dijudulnya pake 3 tanda bintang, aku mau ngasih 5 bintang buat fashfict ini. Keren!

    • Hai adanindra, omg, maafff saya melewatkan komenmu,
      Entah kenapa notifnya ga muncul (halah, bilang aja lo emang gaptek stel…)

      Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali :”D

      Thanks soo much buat 5 bintangnya ♡
      Dan terima kasih banyak sudah sudi mampir di lapak kami dan meninggalkan jejak.
      Kehadiranmu will always be expected!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s