Jadi Begini Rasanya


Waktu pun deras bergulir,
menyeret detik, menggulung menit
Angin malam lembut mendesir,
menghalau mentari dari kaki langit

Ribuan bintang berkelip,
seakan m’reka hendak berkisah
tentang bayangmu yang tak raib
menghantui dalam setiap gelisah

Ada s’lamat tinggal yang tak terucap
namun tak henti menggema di kalbu
Ada cinta yang tak boleh terungkap
namun tak henti berkobar menggebu

Ke manakah hati harus mengadu
saat cinta berujung pada sendu?
Jadi begini pahitnya, jadi begini pedihnya,
jadi begini rasanya rindu…

Untuk yang tak pernah dan tak akan sadar,
Dari sebuah rahasia, 2011

Image taken from pink promise

13 thoughts on “Jadi Begini Rasanya

  1. Ada cinta yang tak boleh terungkap
    namun tak henti berkobar menggebu

    Ke manakah hati harus mengadu
    saat cinta berujung pada sendu?
    Jadi begini pahitnya, jadi begini pedihnya,
    jadi begini rasanya rindu…

    OMG!!!

      • begitu indah, ditulis dengan sederhana dari lubuk hati yang terdalam.
        begitu simpel, ditulis dengan kejujuran hati yang menyentuh hati para pembacanya.
        begitu universal, sehingga semua orang bisa menghubungkan dirinya dengan makna prosa ini.

        Saya harus mengakui, ini adalah salah satu karya terbaikmu, Gsan! *peluk*
        SUKA BANGET!

      • Kalo suka nulis, ga bisa galau lama2 ya, soalnya galaunya jadi bahan cari duit… *ngakak*

        Penulis itu temennya galau! *dudul*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s